Menurut Lukman, data inflasi dan perdagangan Indonesia yang dirilis pada siang hari relatif lebih baik dari perkiraan sehingga memberikan dukungan bagi rupiah. Namun, aksi jual bersih investor asing di pasar saham masih menjadi beban bagi mata uang Garuda.
"Data ekonomi inflasi dan perdagangan Indonesia yang dirilis siang tadi relatif lebih baik dari harapan sehingga mendukung rupiah. Namun, aksi jual bersih investor asing di pasar ekuitas masih membebani rupiah," katanya.
Di sisi lain, indeks dolar AS dan harga minyak dunia terpantau melemah di tengah harapan berlangsungnya perundingan damai di Timur Tengah.