Meski demikian, Lukman mengatakan investor masih cenderung berhati-hati pada pekan yang dipenuhi agenda rilis data ekonomi. Pelaku pasar juga mencermati perkembangan menjelang pemilu legislatif paruh waktu Amerika Serikat.

"Investor umumnya masih berhati-hati di tengah pekan yang padat data ekonomi dan juga mengantisipasi pemilu legislatif paruh waktu AS. Pergerakan rupiah juga masih akan dipengaruhi oleh sentimen di pasar ekuitas yang masih lemah," katanya.

Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp18.100 hingga Rp18.200 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini (3/11).