"Jangan sampai kebutuhan armada yang mendesak justru tidak diimbangi dengan ketepatan waktu produksi dan jaminan kualitas yang lebih baik. Selama waktu transisi, pengadaan sarana bukan baru bisa jadi solusi," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Persoalan tersebut, lanjut Doni perlu menjadi bahan evaluasi bersama antara KAI dan INKA, khususnya terkait kapasitas produksi, manajemen pengadaan, pengendalian mutu, serta kemampuan industri nasional memenuhi kebutuhan sarana transportasi publik.

Lanjutnya, pengembangan jaringan KRL Jabodetabek juga harus berjalan seiring dengan kesiapan armada dan infrastruktur. Rencana pengembangan layanan menuju wilayah Cikampek dan kawasan Lido misalnya, membutuhkan perencanaan yang terintegrasi agar penambahan jaringan benar-benar diikuti peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.