"Saya kira penguatan ekosistem perkeretaapian nasional harus ditempatkan dalam kerangka membangun industri transportasi yang mandiri dan berdaya saing. Sinergi KAI dan INKA tidak cukup hanya berbasis hubungan antara pengguna dan produsen. Sinergi antara KAI dan PT INKA dapat ditingkatkan dengan Technology Readiness Level (TRL) dan Manufacturing Readiness Level (MRL) agar kapasitas, kualitas, teknologi, dan kemampuan produksi industri perkeretaapian nasional semakin optimal," pungkasnya.

Ia juga menekankan, aspek keselamatan, keamanan perjalanan kereta api dan kualitas yang menjadi prioritas dalam layanan PT KAI.

"Yang juga penting untuk jadi perhatiaan menurut saya adalah penanganan perlintasan sebidang dengan koordinasi dengan K/L terkait dan Pemda. Kita tidak ingin terjadi kembali kecelakaan karena persoalan ini," tutupnya.