Namun, berdasarkan penelaahan lebih lanjut, penurunan kepemilikan saham yang menjadi dasar keputusan tersebut ternyata terjadi melalui transaksi repurchase agreement (repo) saham. Transaksi tersebut dinilai berpotensi tidak mengubah konsentrasi kepemilikan saham.
"Atas dasar tersebut, Bursa mengumumkan kembali FILM sebagai saham yang dikategorikan sebagai kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi," tulis pengumuman BEI dikutip dari Keterbukaan Informasi, Senin (26/10/2026).
Selain itu, ada anggota saham HSC baru yakni PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO) yang diumumkan pada 20 Oktober 2026. Berdasarkan metodologi penentuan HSC atas struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat per tanggal 15 Oktober 2026, saham TFCO dimiliki oleh segelintir pihak yang secara agregat menguasai 99,70% dari total saham.