Di sisi lain, meski data center semakin esensial untuk menggerakkan segalanya, mulai dari AI hingga internet yang lebih luas, laju pembangunan gila-gilaan menimbulkan pertanyaan tentang apakah perusahaan membangun infrastruktur secara berlebihan.

Ed Yardeni, pengamat pasar dan presiden Yardeni Research, melihat hikmah di balik kemunduran perdagangan AI dan kendala pembangunan data center ini.

"Kita memang butuh perlambatan. Sebelumnya, sektor ini terlalu hingar-bingar dan spekulatif. Kini kita membiarkan angin keluar dari gelembung AI. Lebih baik membiarkan angin keluar ketimbang membiarkannya meletus," papar dia.