NADIKABAR.COM — Samsung mulai menjual Galaxy Buds On di Korea Selatan setelah diperkenalkan perdana awal Oktober lalu. Kabar baiknya earbuds ini segera hadir di Indonesia.
Galaxy Buds On menawarkan desain open-ear yang memungkinkan pengguna menikmati musik tanpa menutup liang telinga, sehingga tetap bisa mendengar suara di lingkungan sekitar. Perangkat berkode SM-U600 ini sudah muncul di situs SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Kemunculannya menjadi indikasi Samsung tengah mempersiapkan pemasaran Galaxy Buds On di Tanah Air, meski belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal peluncurannya. Apa saja yang ditawarkan earbuds jepit ini?
Kehadirannya bakal menambah pilihan earbuds Samsung di Indonesia, terutama bagi pengguna yang menginginkan perangkat audio untuk menemani aktivitas sehari-hari maupun olahraga.
Galaxy Buds On merupakan earbuds pertama Samsung dalam keluarga Galaxy Buds yang mengusung desain clip-on. Berbeda dari earbuds konvensional yang masuk ke liang telinga, perangkat ini dijepitkan pada bagian luar telinga.
Samsung menggunakan material shape-memory alloy atau paduan logam memori bentuk yang fleksibel sehingga dapat menyesuaikan kontur telinga pengguna.
Perusahaan juga mengoptimalkan posisi speaker dan baterai berdasarkan analisis berbagai bentuk telinga. Tujuannya untuk mendistribusikan tekanan secara merata agar tetap nyaman digunakan dalam waktu lama, termasuk saat berolahraga.
Desain ini menarik bagi pengguna yang sering berlari, berjalan kaki, atau beraktivitas di luar ruangan. Pasalnya, mereka masih bisa mendengar suara kendaraan maupun orang di sekitar.
Namun, karena tidak menutup liang telinga, isolasi suara pasifnya secara desain tidak sebaik earbuds in-ear. Ini menjadi kompromi antara kenyamanan, kesadaran terhadap lingkungan, dan pengalaman mendengarkan musik.
Untuk kualitas audio, Samsung membekali Galaxy Buds On dengan TwinBoost Speaker yang dirancang menghasilkan bass lebih bertenaga. Ada pula pengaturan volume otomatis yang menyesuaikan tingkat suara berdasarkan kondisi lingkungan.
Samsung turut menyertakan Audio Leakage Reduction untuk mengurangi kebocoran suara agar musik tidak mudah terdengar orang di sekitar. Meski demikian, sebagian suara masih berpotensi bocor, terutama pada volume tinggi atau di lingkungan yang tenang.
Galaxy Buds On ditenagai Snapdragon S7 Gen 1 Sound Platform dari Qualcomm dengan amplifier Class-D yang efisien. Samsung mengklaim baterainya mampu memutar musik hingga 9,5 jam dalam sekali pengisian.
Untuk panggilan telepon, tersedia Intelligent Clear Call yang menggabungkan tiga mikrofon, sensor pendeteksi getaran suara berbasis konduksi tulang, serta pemrosesan machine learning. Kombinasi tersebut membantu memisahkan suara pengguna dari kebisingan sekitar.
Salah satu daya tarik Galaxy Buds On adalah integrasinya dengan fitur kecerdasan buatan (AI). Ketika terhubung ke smartphone atau tablet Galaxy yang kompatibel, pengguna dapat mengakses Gemini Live melalui perintah suara.
Cukup mengucapkan "Hey Google, let's talk Live", pengguna bisa mengajukan pertanyaan, meminta rekomendasi, atau berbincang dengan asisten AI Google tanpa perlu mengeluarkan ponsel dari saku.
Samsung juga menyediakan Quick Voice Memo untuk merekam catatan suara. Pengguna cukup menekan dan menahan area sentuh di belakang earbuds sambil berbicara. Hasil rekaman kemudian dapat dicari menggunakan Bixby.
Fitur tersebut memerlukan perangkat Galaxy AI yang kompatibel, aplikasi Samsung Voice Recorder dan Bixby, serta pengaturan gestur terlebih dahulu.
Menariknya, Galaxy Buds On turut mendukung Head Gestures. Pengguna dapat mengangguk untuk menerima panggilan atau menggeleng untuk menolaknya. Gerakan kepala juga bisa digunakan untuk memeriksa notifikasi pesan dan menghentikan alarm.
Integrasi AI ini menjadi nilai tambah Galaxy Buds On. Earbuds tidak hanya berfungsi untuk mendengarkan musik, tetapi juga sebagai perangkat pendamping produktivitas. Meski begitu, kemampuan AI yang tersedia tetap bergantung pada kompatibilitas perangkat Galaxy yang digunakan.
Samsung Galaxy Buds On dijual di Korea Selatan seharga 299.000 won atau sekitar Rp 4 jutaan. Perangkat ini tersedia dalam warna Black melalui Samsung.com, toko online, dan jaringan Samsung Store.
Samsung juga menawarkan dua kupon diskon aksesori sebesar 30% bagi konsumen Korea Selatan yang membeli Galaxy Buds On selama periode 27 Oktober hingga 30 November 2026.
Selain itu, Galaxy Buds On kompatibel dengan aksesori Galaxy Buds4 Series sehingga pengguna bisa mempercantik casing pengisian daya sesuai selera.
Untuk Indonesia, kemunculan Galaxy Buds On dengan nomor model SM-U600 di database SDPPI Komdigi menjadi sinyal kuat perangkat ini sedang dipersiapkan untuk pasar domestik.
Kendati demikian, sertifikasi tersebut belum memastikan kapan Galaxy Buds On akan mulai dijual di Indonesia. Samsung juga belum mengungkap harga resminya di Tanah Air.