NADIKABAR.COM — Samsung menyindir ponsel lipat pertama Apple, iPhone Duo, lewat video iklan yang mempertemukan sebuah apel dengan Galaxy Z Fold 8. Iklan tersebut salah satunya menonjolkan perbandingan ketebalan dan bobot kedua perangkat.

Video yang dibagikan pekan lalu oleh akun Instagram @weareforeal itu merupakan konten kemitraan berbayar dengan Samsung.

Video tersebut memperlihatkan sebuah apel hijau yang dibelah menjadi beberapa bagian. Potongan apel tersebut kemudian bergulir melewati deretan ponsel lipat Samsung dari berbagai generasi.

Potongan apel tersebut kemudian mencoba melipat dirinya, tetapi gagal dan daunnya malah jatuh.

Kemudian, Galaxy Z Fold 8 muncul dengan menonjolkan desain yang diklaim lebih tipis dan ringan.

Dalam iklan itu, Galaxy Z Fold 8 diklaim 1,6 mm lebih tipis dan 53 gram lebih ringan dibandingkan iPhone Duo.

Video ditutup dengan slogan "Years ahead in Foldables" atau bertahun-tahun lebih maju dalam perangkat lipat.

Dikutip dari Android Authority, iklan tersebut memancing beragam respons pengguna internet. Sebagian menikmati sindiran Samsung, sementara pengguna lain menilai pendekatan perusahaan kekanak-kanakan.

Samsung sebelumnya juga menyindir keterbatasan iPhone lewat kampanye Ingenius dan Growing Up. Perusahaan asal Korea Selatan ini bahkan pernah menggunakan sosok mirip CEO Apple Tim Cook untuk memuji ponsel lipatnya.

Sindiran terbaru ini muncul di tengah keluhan sejumlah pengguna mengenai layar bagian dalam iPhone Duo yang retak tak lama setelah digunakan. Namun, belum cukup bukti untuk menyimpulkan masalah tersebut merupakan cacat yang meluas.

Apple telah merespons laporan itu dan menyatakan masalah layar hanya memengaruhi sejumlah kecil unit.

"Kami mengetahui adanya masalah yang memengaruhi layar bagian dalam pada sejumlah kecil unit iPhone Duo," kata Apple pada Senin (26/10), dikutip dari MacRumors.

Apple belum menjelaskan penyebab keretakan tersebut maupun langkah perbaikan teknis yang disiapkan. Perusahaan menyatakan masalah ini bukan kerusakan yang perlu dikhawatirkan akan muncul seiring waktu.

Pada unit yang terdampak, retakan dilaporkan muncul tak lama setelah pembelian. Sejumlah pemilik bahkan mengaku kerusakan terjadi ketika mereka masih melakukan pengaturan awal ponsel.

Menurut laporan MacRumors, retakan pada sejumlah perangkat muncul di lokasi yang sama, yakni bagian bawah layar dalam di sepanjang engsel. Pengguna juga melaporkan engsel terasa macet dan terdengar suara letupan sesaat sebelum layar rusak.