NADIKABAR.COM — Kebanyakan orang yang tengah menjalani program diet memasukkan telur sebagai salah satu jenis makanan yang dipercaya dapat menambah asupan vitamin D.
Menurut profesor klinis infeksi pernapasan dan imunitas di Queen Mary University of London Adrian Martineau, MBBS, PhD, vitamin D memainkan peran penting dalam menjaga peradangan tetap terkendali dan mencegah sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat tubuh sendiri, sebagaimana dikutip dari laman Health pada Jumat (9/10).
Meski demikian, nyatanya ada berbagai jenis makanan yang dapat dijadikan opsi lain untuk memperoleh asupan vitamin D. Sejumlah makanan ini dapat memberikan banyak manfaat kesehatan lainnya dan membantu tubuh tetap sehat ketika menjalani aktivitas yang padat seiring bertambahnya usia.
Telur dapat menambah vitamin D dalam diet Anda, tetapi makanan lain menawarkan jauh lebih banyak. Memilih makanan kaya vitamin D ini memberikan banyak manfaat kesehatan lainnya dan membantu Anda tetap aktif seiring bertambahnya usia.
Ikan sarden kaya akan kandungan protein, kalsium, B12 dan selenium yang tinggi. Di samping itu, sarden merupakan sumber vitamin D yang baik, dengan satu porsi empat sarden mengandung 2,4 mcg atau 12 persen dari Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Karena kaya akan nutrisi pelindung, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sarden secara teratur dapat membantu menurunkan risiko kondisi seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
Mendapatkan cukup vitamin D dari makanan bisa menjadi tantangan bagi orang yang mengikuti diet nabati, karena sebagian besar sumber yang kaya adalah produk hewani.
Untungnya, jenis jamur tertentu terpapar sinar ultraviolet (UV) selama atau setelah panen, yang merangsang produksi vitamin D pada jamur. Setengah cangkir jamur yang dimasak dan terpapar sinar UV mengandung hampir setengah dari angka kecukupan gizi.
Susu yang sudah melewati proses sertifikasi disebut kaya dengan kandungan vitamin D. Satu cangkir susu yang diperkaya mengandung 15 persen dari AKG dan bagus untuk dikonsumsi.
Susu juga tinggi kalsium, mineral yang dibutuhkan untuk fungsi saraf dan mineralisasi tulang.
Banyak susu nabati, seperti susu kedelai dan susu almond, diperkaya dengan vitamin D dan dapat menjadi sumber yang jauh lebih baik daripada telur. Sebagai contoh, secangkir Susu Kedelai Silk Original mengandung 15 persen dan 35 persen dari angka kecukupan gizi untuk vitamin D.
Susu kedelai memberikan jumlah protein yang signifikan. Satu porsi 8 ons Susu Kedelai Silk Original mengandung 8 gram protein, menjadikannya pilihan protein yang baik bagi mereka yang mengikuti diet nabati.
Satu porsi salmon seberat 3 ons menyediakan lebih dari 70 persen kebutuhan harian vitamin D. Selain vitamin D, salmon kaya akan protein, vitamin B, kalium, selenium, dan antioksidan karotenoid astaxanthin.
Astaxanthin sendiri adalah pigmen yang memberi warna merah muda pada salmon dan juga memiliki sifat pelindung sel.
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti