NADIKABAR.COM — Pemerintah kembali membuka kesempatan investasi melalui Surat Berharga Negara (SBN) ritel seri Savings Bond Ritel (SBR015). Masa penawaran instrumen investasi ini berlangsung pada 28 September hingga 22 Oktober 2026.

SBR015 menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi sekaligus memperoleh pendapatan berkala melalui kupon. Instrumen ini juga memberikan kesempatan bagi investor ritel untuk berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan nasional melalui instrumen yang diterbitkan pemerintah.

Kehadiran SBR015 menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang relatif mudah dijangkau. Melalui SBN ritel, masyarakat dapat berinvestasi dengan nominal yang disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing.

"bank bjb turut mendukung akses masyarakat terhadap SBN ritel dengan menyediakan kemudahan transaksi melalui kanal digital bank bjb. Kehadiran layanan digital tersebut diharapkan dapat membuat proses investasi menjadi lebih praktis dan dapat diakses oleh masyarakat secara lebih luas," ujar Corporate Secretary bank bjb, Irwan Riswandi dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2026).

Irwan mengungkapkan SBR015 yang diterbitkan kali ini memiliki dua pilihan tenor, yaitu SBR015T2 dengan tenor 2 (dua) tahun dan SBR015T4 dengan tenor 4 (empat) tahun. SBR015T2 menawarkan kupon awal sebesar 6,75% per tahun, sedangkan SBR015T4 menawarkan kupon awal sebesar 6,85% per tahun.

Adapun kedua seri tersebut menggunakan skema kupon floating with floor. Artinya, tingkat kupon dapat disesuaikan mengikuti perubahan BI Rate, dengan tingkat kupon minimum (floor) yang telah ditetapkan.