Windows 3.1 dirilis pada tanggal 6 April 1992, sedangkan Windows for Workgroups 3.11 dirilis pada tanggal 8 November 1993.

Thomas Phinney ahli tipografi dan desainer huruf pernah menjelaskan melalui platform Quora soal font Times. Menurut Phinney, Times adalah jenis font yang kelewat populer bahwa sebelum komputer tersebar luas.

"Dalam kurun waktu satu atau dua dekade setelahnya, setiap sistem penataan huruf (typesetting) telah memiliki versi yang sah -- baik berupa Times New Roman orisinal dari Monotype maupun Times Roman yang dilisensikan secara resmi dari Linotype -- atau setidaknya memiliki versi tiruan, replika, maupun klonnya. Agfa menciptakan 'CG Times' untuk perangkat imagesetter Compugraphic buatan mereka, dan masih banyak lagi versi lain seperti 'Tms Rmn'," terangnya.

Seiring munculnya printer komputer digital, bahkan sebelum era Mac OS dan Windows, Phinney menyebut jenis huruf Times atau yang serupa menjadi pilihan yang sangat logis. Sehingga pada akhirnya, Times sering dibuat ulang untuk berbagai perangkat.

Adobe mengambil keputusan penting dengan menjadikan Times Roman (versi Linotype) sebagai salah satu font pertama untuk sistem penataan huruf PostScript.

"Hal ini menyebabkan font tersebut disertakan dalam perangkat berbasis PostScript yang pertama, yaitu Apple LaserWriter (1985). Lini produk LaserJet dari HP pun menyertakan versi Times; kemungkinan besar sudah ada sejak model pertama tahun 1984, atau setidaknya ditambahkan tidak lama setelahnya," katanya.

Pilihan untuk menggunakan font ini pada printer dan perangkat keluaran lainnya secara alami menjadikannya sebagai font sistem pada Mac dan Windows, terutama ketika komputer sudah mampu menampilkan font berskala (scalable fonts) di layar sekaligus mencetaknya dengan tampilan yang sama.

"Apple melisensikan font ini dari Linotype untuk Mac OS 7 (1991), sementara Microsoft melisensikannya dari Monotype untuk Windows 3.1 (1992)," jabarnya.