Adapun sisa dana akan digunakan sebagai modal kerja, termasuk untuk pengadaan persediaan kendaraan listrik yang mencakup bus, truk, transporter, dan forklift listrik.
VKTR menetapkan rasio HMETD sebesar 35:12. Artinya, pemegang saham yang tidak menggunakan haknya dalam aksi tersebut dapat mengalami dilusi maksimal sebesar 25,53%.
Dalam aksi ini, Bakrie & Brothers (BNBR) tidak akan melaksanakan HMETD. BNBR mengalihkan seluruh haknya sebanyak 3,66 miliar saham dengan nilai Rp732,13 miliar kepada Bakrie Capital Indonesia (BCI).
BCI bersama Biofuel Indo Sumatra (BIS) kemudian akan bertindak sebagai pembeli siaga dalam pelaksanaan rights issue VKTR.
Sementara itu, perdagangan dan pelaksanaan HMETD dijadwalkan berlangsung pada 12-23 Oktober 2026.
VKTR - Buy 815-825 |TP 840-850 | SL 770
UNTR - Buy 25075-25125 | TP 25375-25750 | SL 24050
PSAB - Buy 525-535 | TP 545-555 | SL 500
SOFA - Buy 316-320 | TP 326-330 | SL 300
EXCL - Buy 2340-2360 | TP 2400-2440 | SL 2250
Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.