Pembersihan dilakukan terhadap lumpur dan material yang masih berada di sekitar badan jalan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan akses tidak hanya dapat dilalui, tetapi juga kembali dalam kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang turut memperkuat pemulihan dengan menurunkan satu unit excavator long arm ke Kabupaten Solok sebagai langkah awal penanganan dampak banjir bandang. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan serta menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi terdampak.
Di sisi lain, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumbar juga memberikan dukungan melalui mobilisasi tiga unit mobil tangki air (MTA) ke Kabupaten Solok untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Selain itu, BPBPK melakukan identifikasi lanjutan terhadap prasarana infrastruktur Cipta Karya yang terdampak, termasuk pelayanan air minum, sanitasi, dan bangunan pemerintahan.