Menurut dia, kapasitas pabrik pengolahan dapat disesuaikan dengan skala perkebunan petani, mulai dari sekitar 10 ton TBS per jam.
Salah satu contoh yang telah berjalan adalah Koperasi Unit Desa (KUD) Sejahtera di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang memiliki pabrik CPO berkapasitas 45 ton TBS per jam.
Ferry menyebut luas perkebunan sawit di Indonesia sekitar 16 juta hektare. Menurut dia, sekitar 52 persen lahan sawit dikuasai korporasi besar, 43 persen merupakan perkebunan rakyat, dan sisanya dikuasai BUMN.
"Ketimpangan yang seperti ini yang oleh Bapak Presiden sekarang harus dibuat mekanismenya supaya masyarakat petani juga berhak untuk bisa menguasai tetapi juga didampingi manajemennya oleh Kementerian Koperasi," katanya.