NADIKABAR.COM — Keadaan darurat bisa terjadi kapan saja, termasuk ketika seseorang sedang dalam perjalanan menggunakan transportasi online. Dalam situasi seperti itu, kepanikan bisa membuat seseorang kesulitan mencari nomor bantuan atau menjelaskan lokasi dengan cepat.
Karena itu, akses terhadap bantuan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan selama perjalanan. Grab menyediakan Tombol Darurat yang terhubung dengan layanan darurat Polri 110 dan Tim Keselamatan Grab.
Dilansir dari situs resmi Grab, fitur ini dibuat untuk membantu pengguna mendapatkan bantuan ketika menghadapi keadaan yang mengancam keselamatan selama perjalanan. Tombol Darurat dapat ditemukan melalui Pusat Keselamatan di aplikasi Grab.
Lantas, apa fungsi Tombol Darurat dan bagaimana cara menggunakannya?
Tombol Darurat atau SOS merupakan fitur di aplikasi Grab yang bisa digunakan ketika pengguna menghadapi keadaan yang membahayakan keselamatan. Fitur ini tersedia pada layanan GrabBike dan GrabCar.
Fitur ini dibuat agar pengguna dapat mengakses bantuan tanpa harus mencari nomor telepon secara terpisah. Tombol Darurat dapat diakses dari layar perjalanan maupun Pusat Keselamatan di aplikasi.
Ketika tombol ditekan, pengguna akan mendapatkan pilihan bantuan yang tersedia, termasuk menghubungi layanan darurat 110 atau Tim Keselamatan Grab.
Grab telah menghubungkan Tombol Darurat dengan layanan darurat nasional 110. Dengan integrasi tersebut, pengguna dapat mengakses layanan 110 langsung melalui fitur keselamatan di aplikasi Grab.
Ketika penumpang menghubungi 110 lewat aplikasi Grab, mereka akan terhubung dengan Incident Response Team Grab terlebih dahulu sebelum kemudian disambungkan ke kantor kepolisian terdekat dari tempat kejadian.
Selain 110, pengguna juga dapat memilih untuk menghubungi Tim Keselamatan Grab. Pilihan ini memberikan jalur bantuan tambahan ketika pengguna mengalami masalah keselamatan selama perjalanan.
Tombol Darurat ditujukan untuk kondisi yang sedang berlangsung dan membutuhkan bantuan segera. Misalnya, ketika pengguna merasa keselamatannya terancam selama perjalanan.
Fitur ini bukan untuk semua jenis keluhan. Kendala seperti masalah tarif, rute, atau persoalan layanan yang tidak membutuhkan penanganan cepat dapat disampaikan melalui Pusat Bantuan Grab. Dengan membedakan kedua fungsi tersebut, pengguna bisa memilih jalur bantuan sesuai dengan kondisi yang dihadapi.
Ketika menghadapi keadaan darurat, pengguna dapat membuka layar perjalanan atau Pusat Keselamatan di aplikasi Grab. Selanjutnya, tekan Tombol Darurat atau SOS.
Setelah itu, pengguna dapat memilih bantuan yang tersedia, termasuk menghubungi 110 atau Tim Keselamatan Grab. Ikuti petunjuk yang muncul di aplikasi dan sampaikan informasi yang diperlukan.
Jika memungkinkan, pengguna juga sebaiknya mencari tempat yang lebih aman sambil menunggu bantuan. Dalam kondisi yang membutuhkan pertolongan polisi secara langsung, layanan 110 dapat digunakan.
Tombol Darurat dapat menjadi salah satu akses bantuan ketika pengguna menghadapi kondisi yang mengancam keselamatan selama perjalanan. Integrasi dengan layanan 110 juga membuat pengguna dapat mengakses bantuan polisi melalui fitur yang tersedia di aplikasi Grab.
Namun, perlu dibedakan antara keadaan darurat dan keluhan biasa. Tombol Darurat ditujukan untuk kondisi yang membutuhkan bantuan segera, sedangkan Pusat Bantuan dapat digunakan untuk kendala atau laporan yang tidak bersifat mendesak.
Karena itu, tidak ada salahnya mengenali lokasi Tombol Darurat sebelum bepergian, terutama bagi pengguna yang sering pulang malam atau melakukan perjalanan sendirian.