NADIKABAR.COM — Sejumlah kabar emiten mewarnai perdagangan saham pada Kamis (27/8/2026). Di tengah perkembangan sejumlah emiten tersebut, IHSG mengakhiri perdagangan Kamis di zona hijau. Indeks naik 1,81% ke level 6.521,75.
Saham SRAJ naik 13,90%, BRMS menguat 6,25%, dan DSSA bertambah 6,54%. Ketiganya menjadi saham yang memberikan kontribusi penguatan pada perdagangan hari tersebut. Sebaliknya, BYAN turun 2,12%, MSIN melemah 1,84%, dan AMRT terkoreksi 0,36%.
Aktivitas investor asing masih mencatatkan tekanan jual. Di pasar reguler, asing membukukan net sell Rp113,45 miliar. Jika memperhitungkan seluruh pasar, nilai net sell mencapai Rp262,11 miliar.
Aksi jual asing juga terjadi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. BBRI, TLKM, BBNI, ISAT, ASII, dan BBCA mencatatkan akumulasi net sell asing sekitar Rp539 miliar.
Dari sisi sektoral, seluruh 11 sektor di BEI ditutup menguat. Sektor Industrials mencatat kenaikan sebesar 3,95%.
Pergerakan positif juga terlihat di pasar saham Amerika Serikat. Dow Jones naik 0,20% ke level 53.569, S&P 500 bertambah 0,72% ke 7.730, sedangkan Nasdaq menguat 1,57% ke 26.541. Sementara itu, ETF EIDO dan indeks MSCI Indonesia sama-sama mencatat kenaikan 1,12%.
Lalu, pada 28 Agustus 2026 silam pihak BEI meluncurkan IDX Green Equity Designation (IGREEN). Penanda tersebut ditujukan bagi emiten yang memiliki kegiatan usaha yang berkaitan dengan ekonomi hijau maupun perusahaan yang sedang menjalani transisi menuju ekonomi rendah karbon.
Pada tahap awal, tiga saham mendapatkan designation tersebut. HGII atau Hero Global Investment dan KEEN atau Kencana Energi Lestari masuk dalam kategori Green Equity. Sementara TOBA atau TBS Energi Utama masuk kategori Green Equity Transition.
Penetapan IGREEN tim redaksi lain mempertimbangkan kesesuaian kegiatan usaha perusahaan dengan taksonomi hijau. Untuk perusahaan yang telah menghasilkan pendapatan, lebih dari 50% pendapatan tahunan harus berasal dari aktivitas hijau.
Sementara bagi perusahaan yang masih pre-revenue, lebih dari 50% belanja modal (CAPEX) atau belanja operasional (OPEX) harus dialokasikan untuk aktivitas hijau atau transisi. Dalam prosesnya, penilaian juga melibatkan external party reviewer independen. Status designation tersebut kemudian akan dievaluasi secara tahunan.
RANS membukukan kenaikan laba bersih pada semester I 2026, sementara Citra Borneo Utama (CBUT) mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba bersih. Di pasar saham, IHSG juga ditutup menguat 1,81% ke level 6.521,75.