Begitu pihak pengirim merespons, pencuri mengirim tautan berbahaya yang akan memasang software guna mengambil alih akun perusahaan dan mengikuti tender pengiriman yang sebenarnya.

Penjahat lalu merekrut pengemudi truk yang tak curiga atau menggunakan SIM palsu untuk menyusupkan komplotannya agar disewa sebagai pengangkut. Kargo itu akhirnya diserahkan ke sopir sindikat mereka, yang kemudian menjual peralatan tersebut. Dalam beberapa kasus, pencuri memanipulasi koordinat lokasi.

Sebagai contoh, dua kargo yang dicuri di Illinois diperkirakan memuat gulungan kabel tembaga senilai USD 300.000 dan peralatan daya modular data center senilai sekitar USD 1 juta.

Para pencuri bahkan menggunakan taktik ala film aksi Hollywood. Dalam satu kasus, truk trailer yang membawa peralatan server senilai USD 13 juta sedang menuju Fayetteville, Georgia, lokasi pembangunan salah satu data center terbesar.

Sebuah sedan tanpa pelat menabrak dua polisi yang disewa untuk mengawal kargo tersebut, memaksa mereka berhenti sementara komplotan pencuri melarikan diri membawa muatan.