Melalui Zona Makanan, Minuman, dan Produk Pertanian, TEI ikut mendorong ketahanan pangan dengan memperluas pasar produk olahan.

Diversifikasi produk seperti minyak makan merah yang kaya pro-vitamin A dan E memiliki potensi pasar yang sangat luas. Penguatan pasar ekspor ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan para petani perkebunan.

Pemerintah berharap sinergi antara TEI sebagai pintu pasar global dan BPDP dapat mempercepat transformasi ekonomi Indonesia.

Kolaborasi kuat ini secara khusus diarahkan untuk memperkuat rantai nilai ekspor, ketahanan energi, dan ketahanan pangan. Sinergi ini juga memastikan posisi tawar Indonesia semakin diperhitungkan dalam percaturan diplomasi ekonomi di tingkat global.

Sebagai informasi, pameran dagang berskala internasional ini berlangsung pada 14 hingga 18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition BSD City.

Mengusung posisi Indonesia sebagai pusat sourcing global, TEI 2026 menghadirkan 1.873 perusahaan peserta. Ajang bergengsi ini menargetkan pencapaian nilai transaksi hingga menembus angka US$ 17,5 miliar.