Kasus ini diduga melibatkan siswa SMPN di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus ini.

Beredar kabar, ada ratusan foto vulgar yang diproduksi siswa kelas 9 SMPN itu memakai teknologi AI. Dinarasikan, terduga pelaku juga diduga menjual foto hasil editan itu.

Pihak kepolisian masih mendalami fakta-fakta terkait kasus itu. Penyelidikan dilakukan meski polisi belum menerima laporan dari pihak korban.

"Iya betul (informasi tersebut), namun saat ini belum ada laporan dari para korban," kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi, saat dihubungi, Kamis (24/9).

Para korban diimbau untuk membuat laporan polisi (LP) untuk membuat terang duduk perkara kasus tersebut. Saat ini polisi masih mengumpulkan informasi.

"Fotonya dijadikan stiker," ujarnya.