"Paket Masyair dari paket D menjadi paket C, itu artinya keleluasaan, kenyamanan, pendingin, itu jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Husni, dilansir dari laman resmi DPR.

"Yang kedua, tentunya kita juga melihat ini tahun ini adalah tahun pertama bahwa yang namanya fullboard, jadi dari mulai hotel, mulai katering, mulai transportasi, dan Armuzna, itu semuanya dikelola oleh syarikah," lanjutnya.

Husni menilai integrasi layanan tersebut merupakan langkah besar dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.

"Ini tentunya suatu lompatan yang besar daripada Kementerian Haji, bahwa mereka betul-betul bagaimana supaya pelayanan untuk para calon jemaah haji ini maksimal," tuturnya.

Ia berharap perubahan skema tersebut benar-benar memberikan dampak terhadap kenyamanan dan keamanan jemaah selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

"Dari hulu ke hilir itu sudah ditangani oleh syarikah. Tentunya kita juga Komisi VIII DPR RI melihat mudah-mudahan dengan langkah-langkah Kementerian Haji ini memberikan rasa aman, rasa nyaman, rasa kepuasan daripada seluruh calon jemaah haji 2027 nanti," pungkas Husni.