Dari pertemuan tersebut, terungkap Pemerintah UEA akan mengirimkan 30 juta barel minyak mentah ke Indonesia.

Dalam kesepakatan tersebut, RI tidak akan dibebani modal kerja (working capital) dan dibebaskan dari biaya kapal alias gratis.

Namun, Djoko tak menjelaskan lebih lanjut soal jadwal pengiriman, detail kerja sama, hingga skema pembayaran dalam kesepakatan ini.