"Duta Besar Abu Dhabi menyampaikan bahwa pemerintahan Uni Emirat Arab segera akan mengirim minyaknya ke Indonesia sampai dengan 30 juta barel tanpa biaya, tanpa working capital termasuk free kapalnya. Ini suatu kabar yang bagus juga buat kita," ujar Djoko.

Adapun pertemuan antara Bahlil dan Djoko bersama Duta Besar Abu Dhabi dan Mubadala ini sejatinya untuk membahas Final Investment Decision (FID) proyek gas Andaman di Aceh.

"Saya mohon maaf agak sedikit terlambat karena tadi mendampingi Pak Menteri (ESDM) menerima Duta Besar Abu Dhabi bersama Presiden Direktur Mubadala yang juga melaporkan salah satunya untuk FID dari proyek gas di Andaman di Aceh," ujar Djoko.