NADIKABAR.COM — Berbagai brand menawarkan smartwatch yang semakin canggih. Namun, G-Shock justru merilis seri analog 2500 dengan desain yang klasik. Ternyata ada alasannya.

Tak hanya sekadar meluncurkan produk anyar, G-Shock tersebut bermaksud untuk mengembalikan esensi sekaligus gaya. G-Shock memperkenalkan model terbarunya 2500 tanpa display digital. Mengutamakan kepraktisan, produk itu juga dimaksudkan untuk menghidupkan budaya membaca sekaligus pengingat waktu di tengah gaya hidup yang serba cepat. Salah satunya dengan fitur jam detik.

"Posisinya instan untuk mengetahui seberapa cepat waktu berlalu dan tersisa. Hal itu menciptakan pengalaman yang relevan di zaman ini karena teknologi sangat terintegrasi dengan kehidupan sehari-sehari. Selagi memenuhi permintaan pasar, kami ingin terus berevolusi untuk mengembalikan tradisi membaca jam yang fundamental," kata Kevin Tan selaku CSEA Timepiece Marketing Manager G-Shock dalam paparannya saat konferensi pers di Carlton Hotel, Singapura, Sabtu (7/11/2026).