"Soal masalah makan gratis, di sini nggak ada yang kelaparan, karena RT 11 sudah menyajikan ketahanan pangan. Warga masing-masing sudah ada sayur-sayuran dan juga kolam-kolam yang bisa diambil secara gratis," kata Ibas.
"Berikutnya saya lagi membangun ekonominya. Harapan saya dari memaksimalkan Erte English tadi, ada pendapatan buat lingkungan kami, buat warga kami. Lumayan kalau ada sumbangan tamu dari luar, sisa mengangkat Jakarta juga jadi pusat wisata," imbuhnya.
Terakhir, Ibas sebenarnya menyimpan harapan agar pemerintah memberikan bantuan untuk solar panel. Mengingat kondisi harga bahan bakar yang semakin naik, begitu pula tarif listrik, panel surya akan sangat membantu RT 11 menghemat anggaran yang mereka punya.
"Kaitan dengan penerangan mungkin bisa dibantu dengan solar panel. Meskipun kita punya tapi kecil. Komling juga kecil solar panel-nya. Mudah-mudahan kalau ada ruang dari pemerintah memberikan solar panel buat lingkungan kami untuk lampu-lampu yang kita pasang," ungkapnya.
"Selama ini kan kita menggunakan token. Mungkin bisa meringankan beban kami dan juga untuk mendukung mensukseskan Erte English," tutupnya.