"Kadang korban dikasih duit, setelahnya dikasih duit Rp 30.000, diberikan makanan, seperti seblak. Kalau bawa teman, temannya disuruh beli makanan yang jauh-jauh gitu," ungkapnya.

Perbuatan cabul tersebut, diduga terus diulangi oleh pelaku. Tak hanya di rumahnya, namun juga di semak-semak pinggir rel kereta api, bahkan di kantor sekolah hingga sekitar 13 kali.

"Terus kejadian berulang-ulang, ada yang dilakukan bahkan di kantor MTs-nya, ada di tepi jalan kereta api di semak-semak. Sampai dimasukkan (SMD diduga menyetubuhi korban) itu kira-kira persetubuhan ke-11, 12, 13 dimasukkan. Jadi, totalnya 13 kali, yang terakhir sekitar Agustus 2024," tandasnya.

Sebelumnya, oknum guru berinisial SMD (60) dilaporkan ke Polres Jombang karena diduga memperkosa eks siswinya hingga 13 kali. Korban baru melaporkan perbuatan pelaku setelah lulus sekolah karena mengalami trauma berat meski kejadian sudah berlalu.