Penerapan aturan baru itu mendapat respons positif dari salah seorang pengendara mobil, Wahyuni. Ia mengaku sangat terbantu karena proses pengisian BBM kini jauh lebih cepat dari biasanya.
"Ini kan mengurangi area antreannya, jadi kita lebih cepat dapat pengisian. Sebelumnya saya sempat antre sampai dua jam dan itu sangat mengganggu aktivitas," ujar Wahyuni.
Wahyuni mengaku dapat informasi penerapan pengisian sistem ganjil genap dari media sosial. Dia mengaku kaget karena ternyata sistem itu sudah diterapkan juga di Parepare.
"Iya sudah lihat di Instagram (infonya). Cuma saya belum tahu ternyata baru sudah diterapkan di Parepare juga. Kebetulan hari ini tanggal genap cocok sama mobil saya," katanya.
Meski demikian, sosialisasi kebijakan itu dinilai belum menjangkau seluruh lapisan pengemudi di Parepare. Pengendara lain bernama Usman mengaku terkejut karena penolakannya saat hendak membeli BBM.
"Saya ditolak mengisi karena baru tahu kalau ada sistem ganjil genap ini. Padahal bensin saya sudah sedikit untuk dipakai kerja, jadi besok baru bisa mengisi lagi," pungkas Usman.