Selain kemampuan operator membangun jaringan, Ismail menekankan pentingnya memperhatikan manfaat infrastruktur bagi masyarakat. Menurutnya, kebijakan spektrum tidak cukup hanya mempertimbangkan profitabilitas industri, tetapi juga harus menjawab kebutuhan publik.
Pemerintah juga disebut akan terus mengupayakan penyediaan alokasi spektrum bagi operator untuk mendukung pengembangan teknologi telekomunikasi.
Ismail mengatakan kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan kebutuhan industri dalam jangka panjang karena pembangunan infrastruktur memerlukan modal besar dan waktu yang tidak singkat.
"Kata kunci yang perlu kita perhatikan adalah keberlanjutan. Pembangunan infrastruktur membutuhkan waktu yang panjang dan investasi modal yang besar. Karena itu, keberlanjutan menjadi salah satu aspek yang sangat penting," pungkasnya.