"Sampai hari ini jam kerja mereka sesuai dengan shift yang sudah biasa dijalankan. Di Jembrana yang saya tahu pasokan BBM di SPBU cepat habis, sehingga karyawannya bekerja sesuai jam kerja," katanya.

Sebagai instansi yang membidangi tenaga kerja, dia mengimbau pengelola SPBU menghormati dan melindungi hak-hak karyawannya karena mereka juga melayani masyarakat yang membutuhkan BBM.

"Situasi saat ini memang sangat mengganggu baik bagi pekerja SPBU, pengelola maupun masyarakat umum. Perlu pemahaman semua pihak serta pengaturan tugas atau shift kerja, sehingga pelayanan bagi masyarakat berjalan dan tidak melumpuhkan transportasi, yang juga berdampak pada perekonomian jika terjadi jangka panjang. Namun semua itu tetap harus menghormati dan melindungi hak pekerja SPBU," katanya.

Seperti daerah lainnya di Bali, beberapa hari belakangan kelangkaan BBM juga dirasakan ini masyarakat Kabupaten Jembrana yang memicu antrean panjang di seluruh SPBU daerah tersebut.