"Di sisi lain, kami juga mengembangkan AI model cloud yang bisa menjadi pondasi untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi yang akan dibangun oleh masyarakat," katanya.
Untuk mendukung pengembangan ekosistem tersebut, Telkom tidak hanya mengandalkan teknologi dari satu negara. Perusahaan memanfaatkan teknologi dari China, Eropa, maupun Amerika Serikat yang kemudian dioperasikan dalam sistem di Indonesia.
"Di Telkom sendiri kami juga punya teknologi timur dan barat, dioperasikan di Indonesia ini, supaya mengurangi juga keterpaksaan locking atau ketergantungan dari salah satu negara," ujarnya.
Ia mengatakan, Telkom membangun pengaturan organisasi dan operasional agar masing-masing vendor atau prinsipal tidak mengunci perusahaan dalam penggunaan teknologi tertentu.
"Dan bagaimana kita meng-engage negara-negara ini untuk sebuah sistem yang beroperasi di Indonesia dan tidak menguasai Telkom secara keseluruhan," katanya.