NADIKABAR.COM — Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur (Jaktim) mewaspadai peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) saat memasuki masa peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan.

"Tren peningkatan kasus DBD biasanya terjadi ketika memasuki peralihan musim kemarau menuju musim penghujan. Musim penghujan biasanya terjadi menjelang akhir tahun," kata Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Timur Arief Wahyudhy saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Menurut Arief, pola kasus DBD di Jakarta Timur umumnya mengalami peningkatan pada awal tahun dan mencapai puncak sekitar Mei hingga Juni. Kemudian, mengalami penurunan menjelang akhir tahun. Pola tersebut terlihat dalam perkembangan kasus selama dua tahun terakhir.

"Tahun 2025 peningkatan terjadi mulai awal tahun dan puncak kasus terjadi pada bulan Juli 2025," ujar Arief.

Sedangkan pada 2026, peningkatan kasus terjadi sejak Januari hingga Maret, kemudian mengalami penurunan pada April dan Mei.