Respons otak terhadap terhadap ancaman nyata berbeda dengan ancaman saat menonton film. Saat menonton film horor, seseorang sadar bahwa situasi mencekam hanyalah fiksi. Oleh karena itu, penonton bisa menikmati sensasi yang timbul termasuk efek endorfin serta mendorong aliran oksigen ke otak tanpa menghadapi bahaya langsung.
Mengutip Healthline, film horor ternyata memberikan efek positif bagi penontonnya walaupun diwarnai oleh adegan mengerikan. Penonton memiliki berbagai alasan untuk menyukai film horor sehingga menontonnya memberikan pengaruh positif.
Film horor bisa menjadi momen untuk menghadapi rasa takut. Adegan yang dipenuhi rasa tegang dan cemas akan terasa sangat lega saat konflik terselesaikan. Kondisi ini sangat baik untuk penonton yang memiliki gangguan kesehatan tertentu.
Film horor juga akan melatih seseorang yang sedang menjalani perawatan untuk gangguan kecemasan atau OCD untuk menghadapi ketakutan dan meyakinkan dirinya bahwa mereka bisa bertahan untuk menghadapi ancaman saat menonton film horor.