Mark juga memaparkan dampak lokal di wilayah pesisir, seperti Pantai California yang menghadapi peningkatan gelombang, permukaan laut yang tinggi, pasang surut ekstrem, serta curah hujan lebat yang memicu risiko banjir pesisir. Pengalaman riset lintas wilayah tersebut menunjukkan pentingnya penerapan sistem pengamatan yang adaptif, termasuk bagi Indonesia.

Penguatan kerja sama lintas negara menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi dampak ekstrem El Nino. Disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo, menekankan pentingnya sinergi lintas negara dalam menghadapi ancaman iklim ekstrem.

Dwisuryo menambahkan, kolaborasi BRIN dan Scripps Institution of Oceanography menjadi awal dari rangkaian kerja sama jangka panjang. Kedua negara akan menindaklanjutinya melalui pembahasan proposal riset mendalam serta mobilisasi sumber daya bersama untuk membedah sejarah dan dinamika El Nino secara komprehensif.

"Memahami El Nino hanya akan berguna jika pemahaman tersebut diterjemahkan ke dalam kesiapsiagaan yang lebih baik bagi pemerintah, masyarakat, dan individu, serta didukung oleh komitmen bersama termasuk kesiapan pengoperasian kapal riset Baruna Jaya milik BRIN untuk berkolaborasi mengurai dinamika iklim demi melindungi rakyat kita," tutur Dwisuryo.