Perbedaan suku bunga AS dan Jepang yang semakin lebar dikhawatirkan membuat yen melemah terhadap dolar AS. Pelemahan yen dapat meningkatkan biaya impor dan pada akhirnya menambah tekanan inflasi di Jepang.
Kondisi tersebut membuat pernyataan Gubernur BOJ Kazuo Ueda setelah pertemuan menjadi perhatian pasar. Investor akan mencari petunjuk mengenai seberapa cepat dan seberapa jauh BOJ akan kembali menaikkan suku bunga.
"Jika The Fed kembali menaikkan suku bunga pada Desember, BOJ mungkin juga terpaksa melakukan hal yang sama," kata Executive Rates Strategist Nomura Securities, Mari Iwashita dikutip dari Reuters, Jumat (18/9/2026).