Kenaikan menjadi 1,25% juga akan membawa suku bunga BOJ masuk ke kisaran estimasi suku bunga netral nominal Jepang sebesar 1,1-2,5%. Suku bunga netral merupakan tingkat yang dinilai tidak mendorong maupun menekan pertumbuhan ekonomi.

BOJ mengakhiri kebijakan stimulus yang telah berjalan sekitar satu dekade pada 2024. Sejak saat itu, bank sentral Jepang telah beberapa kali menaikkan suku bunga seiring upaya mencapai target inflasi 2% secara berkelanjutan.

Laju kenaikan suku bunga BOJ yang relatif lambat mendapat kritik karena dinilai ikut membuat yen tetap lemah. Kondisi tersebut, ditambah lonjakan harga energi akibat perang Iran, telah mendorong inflasi di tingkat produsen yang dikhawatirkan merembet ke harga konsumen.