"Tetapi kalau harganya tidak cocok, kalau harganya tidak cocok, kami akan memprioritaskan untuk kebutuhan di dalam negeri. Itu. Kita harus memenuhi dulu apa yang menjadi kebutuhan kita di domestik," tegas Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Sebelumnya, Bahlil memastikan Indonesia belum ekspor listrik ke Singapura dalam waktu dekat. Alasannya, Indonesia masih membutuhkan listrik yang banyak.
"Saya sudah mengumumkan untuk Indonesia belum dalam waktu dekat belum bisa mengekspor listrik. Kita masih butuh listrik. Enggak ada," ujar Bahlil dalam acara Minerba Convex 2026, Senin (2/11/2026).