"Jadi sovereignty, kedaulatan adalah mempunyai pilihan, dan juga tidak dalam posisi bisa didikte oleh pihak lain," jelasnya.

Ia menambahkan, kerja sama dan ketergantungan dengan negara lain bukan sesuatu yang harus dihindari. Namun, hubungan tersebut perlu dibangun secara seimbang agar Indonesia tetap memiliki kendali atas kepentingan strategisnya.

"Satu sistem di mana kita punya interdependency (saling bergantung). Jadi dia (negara yang diajak berkolaborasi) juga ada dependency dengan kita, kita pun demikian dengan mereka, sehingga kita punya hubungan yang baik, normal, ada keterbukaan. Menurut saya itu adalah variasi daripada kedaulatan," jelasnya.