NADIKABAR.COM — Pusat data AI semakin tidak populer di kalangan warga Amerika Serikat, hingga menjadi topik penting menjelang pemilu midterm 2026. Mengantisipasi penolakan yang lebih kencang, OpenAI mengusulkan nama baru untuk pusat data untuk memperbaiki citranya.

Nama baru yang diusulkan adalah 'compute campuses' atau kampus komputasi. Rencana untuk mengubah citra pusat data ini sudah dikonfirmasi oleh juru bicara OpenAI.

"Kampus komputasi lebih tempat menggambarkan skala infrastruktur yang kami bangun untuk AI," kata juru bicara OpenAI, seperti dikutip dari Business Insider, Senin (2/11/2026).

"Ini adalah investasi jangka panjang dalam komputasi, infrastruktur energi, dan tenaga kerja terampil," sambungnya.