Dari sisi ketenagakerjaan, dia menyebut ISF Waingapu diproyeksikan menyerap sekitar 7.000 tenaga kerja di sepanjang rantai industri, mulai dari sektor hulu, kegiatan produksi (on farm), hingga industri hilir. Sebanyak 3.000 tenaga kerja di antaranya akan mendapatkan pelatihan sesuai kebutuhan industri udang terintegrasi.

Selain itu, dampak ekonomi lainnya juga diharapkan tumbuh melalui berbagai usaha pendukung, seperti fasilitas pembenihan (hatchery), pabrik pakan, cold storage, pabrik es, industri pengolahan udang, sektor transportasi, dan berbagai usaha lainnya.

Dia melanjutkan, pemerintah akan terus memperkuat program-program yang menyentuh langsung masyarakat pesisir dan desa, termasuk ISF Waingapu. Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor perikanan dan sumber protein.