NADIKABAR.COM — Di balik kabar pilu penelantaran tujuh Anak Buah Kapal (ABK) di perairan Fiji, terselip kisah getir salah seorang krunya, Teteng Surgana (33). Warga Kampung Ciawun, RT 03/RW 08, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi ini mulanya merupakan juru masak alias eks chef di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tergiur mengadu nasib ke luar negeri.

Kini, sang istri, Detri Jurfa Ulpia (33), hanya bisa meratapi nasib suaminya yang terkatung-katung di atas kapal penangkap ikan Yongxing tanpa kepastian gaji, makanan, hingga air bersih.

Saat dihubungi NadiKabar, nada suara Detri terdengar bergetar sejak awal perbincangan. Ia berusaha tegar dan sesekali menarik napas panjang untuk membendung kesedihannya saat menceritakan awal mula sang suami terbujuk iming-iming bekerja di laut lepas.

"Awalnya ada sponsor mencari yang mau berangkat. Suami tergiur karena dijanjikan gajinya di sana besar. Ada pembicaraan dengan sponsor entah apa, karena saya enggak tahu dan saya pun tidak tanda tangan izin," ujar Detri membuka cerita, Sabtu (22/8/2026).