Pramono sekali lagi menegaskan, rencana kenaikan tarif parkir di Jakarta masih di tahap pembahasan. Sehingga, pihaknya belum menentukan, berapa besaran pastinya. Namun, yang jelas, bukan Rp 60 ribu/jam seperti yang mengemuka di media sosial.

"Nah, sampai hari ini belum ada keputusan apa pun tentang itu. Bahkan angka Rp 60 ribu pun saya baru tahu ketika sudah viral," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter mengungkap adanya usulan perubahan tarif parkir dengan sistem zonasi. Kawasan dengan nilai ekonomi tinggi nantinya berpotensi dikenakan tarif lebih mahal.

Sejumlah kawasan seperti SCBD, Menteng, Senayan, hingga wilayah Jakarta Selatan disebut bisa masuk zona tarif tinggi. Ambang batas tarifnya diusulkan mencapai Rp 60 ribu per jam.

Namun, Jupiter justru menilai angka tersebut terlalu tinggi dan berpotensi memberatkan masyarakat.