"Untuk memperjelas, sebenarnya--saya tidak tahu apakah boleh mengatakannya--tapi saya akan mengatakannya juga: saya ingin mengikuti tes di Austria. Namun sayangnya, Yamaha tidak ingin saya mengendarai motor (baru) dengan ban Pirelli. Saya ingin melakukan sesuatu, tapi mereka tidak menginginkannya," sambung rider asal Prancis.
Situasi ini menjadi semakin rumit karena Yamaha saat ini tengah mengalihkan fokus pengembangan ke mesin V4 untuk menghadapi regulasi baru 2027. Mesin empat silinder segaris yang selama ini digunakan M1 perlahan ditinggalkan.
Padahal, M1 bermesin empat silinder segaris masih mampu membawa Quartararo tampil kompetitif, terutama dalam sesi kualifikasi. Bahkan, pebalap Prancis itu nyaris meraih kemenangan di MotoGP Silverstone 2025.
Musim ini Quartararo harus membantu pengembangan mesin V4 yang masih membutuhkan banyak penyempurnaan. Tujuannya adalah mendapatkan fondasi teknis yang kuat sebelum regulasi baru diterapkan.