"Pelaksanaan buyback merupakan bagian dari keputusan alokasi modal yang kami pertimbangkan secara disiplin, dengan melihat fundamental Perseroan dan prospek bisnis ke depan. Kami memastikan setiap keputusan penggunaan modal tetap sejalan dengan prioritas strategis TelkomGroup, sekaligus menjaga kesehatan keuangan Perseroan agar mampu mendukung pertumbuhan secara berkelanjutan," pungkas Angelo.
Sejalan dengan transisi menuju Strategic Holding dengan model Holding Company-Operating Company (HoldCo-OpCo), Telkom menyatakan melanjutkan akselerasi penataan portofolio dan efisiensi guna memperkuat kinerja operasional.
Pada saat bersamaan, inisiatif ini juga diarahkan untuk memperkuat margin EBITDA dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.