Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Sulawesi Barat pada triwulan III 2026 tumbuh 5,29 persen secara kumulatif atau cumulative-to-cumulative (c-to-c). Pertumbuhan tersebut ditopang sejumlah sektor, dengan industri pengolahan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 15,38 persen. ANTARA FOTO/Akbar Tado

Selain industri pengolahan, sektor pertanian tumbuh 8,26 persen dan sektor konstruksi sebesar 8,13 persen. Capaian tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi Sulawesi Barat terus bergerak, sementara kerajinan tenun Sekomandi menjadi salah satu potret potensi industri lokal yang berakar pada tradisi masyarakat. ANTARA FOTO/Akbar Tado