"Jangan sampai teman-teman Ekspedisi Patriot sudah turun ke lapangan, sudah mendengarkan masyarakat, kemudian berhenti di masalah. Kita harus menghadirkan solusi yang terbaik, relevan, feasible, dan masuk akal," kata AHY.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara juga menekankan pentingnya manfaat berkelanjutan dari program tersebut.
"Jangan hanya meninggalkan laporan. Tinggalkan karya. Tinggalkan solusi. Dan yang paling penting, tinggalkan manfaat yang terus dirasakan masyarakat," ujar Iftitah.
Melalui Ekspedisi Patriot, Kementerian Transmigrasi mendorong pembangunan kawasan transmigrasi yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga memperhatikan identitas, hak, dan potensi masyarakat setempat.
Pengakuan MHA membutuhkan pendataan, verifikasi, musyawarah, dan tahapan lain sesuai ketentuan hukum. Di Sekayam-Entikong, langkah awal dilakukan dengan mendokumentasikan sejarah, mengenali identitas, dan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap adatnya.
"Sebab, pengakuan dan perlindungan hukum berawal dari pengenalan serta pendokumentasian keberadaan masyarakat adat, baik oleh negara maupun masyarakat itu sendiri," tutupnya.