Aksi Alfozan tercium setelah tim internal OpenAI menemukan perangkat asing tersebut pada 30 September 2026:

Jaksa penuntut membeberkan bukti bahwa Alfozan secara intensif berkomunikasi via WhatsApp sepanjang 2025 hingga 2026 dengan seorang anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi.

Dalam percakapan tersebut, sang pangeran berulang kali mencoba merekrut Alfozan untuk memimpin inisiatif AI nasional di Arab Saudi.

"Saudi membutuhkanmu lebih dari AS!" tulis sang pangeran dalam pesan pada Mei 2026. "100%," jawab Alfozan menyetujui.