Saat ditanya apakah stok SPHP yang ditemukan berasal dari gudang Bulog, Amran membenarkan. Ia pun menyebut, jika ada pihak Perum Bulog dan Kementerian Pertanian yang terlihat maka tidak akan segan ditindak tegas, bahkan dipecat.
"Iya, dari gudang Bulog juga (stoknya). Kalau ada dari Kementerian Pertanian, Bulog ikut, saya pastikan saya pecat. Kalau sore ini kau tahu, hari ini aku tahu, saya tahu, sore saya pecat," tegasnya.
Amran mengatakan jumlah beras yang berada di lokasi Cipinang berpotensi mencapai ribuan ton. Meski demikian, angka pasti beras yang diduga dioplos di lokasi tersebut masih perlu dipastikan lebih lanjut.