Ia menegaskan, belum ada rencana perubahan pengurus perseroan setelah transaksi Haji Isam. BYAN juga belum menerima permintaan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk membahas hal tersebut.

"Sampai dengan tanggal surat ini, Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris," jelasnya.