NADIKABAR.COM — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Batang, Jawa Tengah, menetapkan tiga tersangka kasus penyerangan bus Persib Bandung U-18, termasuk seorang yang diduga mencuri dua koper milik pemain dan ofisial.
Kapolresta Batang Kombes Pol. Warsono di Batang, Senin, mengatakan ketiga tersangka berinisial BPA, HH, dan MF alias T diamankan di lokasi dan waktu berbeda setelah polisi mengembangkan penyidikan melalui pemeriksaan saksi, rekaman kamera pengawas (CCTV), serta sejumlah alat bukti.
"Selain itu, dari pengembangan penyidikan pemeriksaan saksi, rekaman CCTV, serta alat bukti lainnya, kami mengamankan tiga tersangka berinisial BPA, HH, dan MF alias T di lokasi dan waktu yang berbeda," katanya.
Warsono menjelaskan penyerangan terjadi pada Minggu malam (11/10) ketika bus yang membawa pemain, ofisial, dan manajemen Persib U-18 berhenti di tempat istirahat KM 360 B Tol Batang-Pemalang dalam perjalanan pulang dari Surakarta menuju Bandung.
Saat itu, beberapa bus yang membawa suporter Persija Jakarta juga berada di lokasi yang sama dalam perjalanan pulang.
"Ketika sejumlah penumpang bus Persib U-18 turun menuju toilet, salah satu ofisial diketahui mengenakan pakaian bertuliskan Persib Bandung. Kondisi tersebut kemudian memicu perselisihan dengan beberapa orang yang berada di lokasi," katanya.
Perselisihan tersebut berkembang menjadi tindakan kekerasan terhadap seorang anggota rombongan Persib U-18 berinisial PP yang mengalami pemukulan hingga berusaha menyelamatkan diri dengan bersembunyi di sekitar tempat istirahat.