Polisi menangkap HH di wilayah Bogor, Jawa Barat, pada 15 Oktober.
Adapun tersangka MF alias T diduga mengambil dua koper milik pemain dan ofisial Persib U-18 dari bagasi bus saat penyerangan berlangsung.
MF ditangkap di wilayah Jakarta Barat pada hari yang sama.
Dugaan pencurian tersebut terungkap setelah polisi mengembangkan penyidikan kasus penyerangan dan perusakan bus.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Pemain Muda (Youth Development) PT Persib Bandung Bermartabat Zaenal Arif mengapresiasi langkah kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.
Ia berharap penanganan perkara dilakukan hingga tuntas sekaligus menjadi pelajaran bagi suporter sepak bola agar tidak melakukan kekerasan.
"Kami berharap kasus ini cukup sampai di sini. Kami berpesan kepada suporter di Indonesia jaga kedamaian dan kasus ini bisa menjadi efek jera," katanya.