NADIKABAR.COM — Tim gabungan dari berbagai unsur di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, telah memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) total seluas 503,47 hektare sepanjang periode 1 Januari hingga 2 Oktober 2026.
"Berdasarkan rekapitulasi yang kami lakukan, tercatat sebanyak 221 titik kebakaran yang terjadi dan berhasil ditangani oleh tim gabungan," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU Nurlaila di Penajam, Sabtu.
Karhutla tersebar di empat kecamatan. Wilayah Kecamatan Penajam menjadi lokasi dengan jumlah kejadian serta luasan terdampak terbesar, yakni 115 titik dengan total area terbakar 314,32 hektare. Kecamatan Babulu menyusul dengan 54 titik seluas 69,37 hektare, kemudian Kecamatan Sepaku 33 titik seluas 86,59 hektare, serta Kecamatan Waru 19 titik seluas 33,09 hektare.
Kebakaran melalap beragam jenis lahan, mulai dari lahan pertanian, perkebunan, semak belukar, padang rumput, hingga sebagian kawasan hutan.